Pada
masa dulu, kegiatan bisnis dilakukan pada tingkat keluarga, secara tertutup.
Keluarga-keluarga pada saat itu menanam tanaman guna memenuhi kebutuhan bahan
makanan, membuat pakaian sendiri, membuat rumah sendiri dengan bantuan tetangga
dsb. Usaha mereka terbatas hanya pada bidang yang sangat kecil. Pada saat itu
belum terpikirkan oleh mereka untuk membuat usaha yang bersifat komersial,
dengan meminjam modal untuk produksi berskala besar.
Kemudian muncul Revolusi industri
yang membawa perubahan secara drastis dan sangat penting. Adanya mesin uap
menimbulkan perubahan ;pada pertanian yang tadinya menggunakan bajak, dengan
tenaga sapi, kerbau, sekarang diganti dengan traktor dan buldozer yang bertenaga luar biasa. Kemudian muncul
pula tenaga kerja yang mulai menerima upah, dengan demikian penghasilan
keluarga bertambah. Dengan bertambahnya penghasilan keluarga ini, mereka mampu
membeli barang lain, yang dibuat oleh orang lain pula. Akhirnya ekonomi tumbuh
pesat dan memberi peluang berkembangnya pabrik-pabrik, perdagangan besar,
perdagangan eceran, dan perusahaan jasa baik perorangan ataupun persekutuan.
Kegiatan
bisnis juga dilakukan oleh para nabi seperti diungkapkan dalam hadis HR
Al-Hakim: Bahwasanya Nabi Daud adalah seorang ahli pertenunan (kain dan baju
besi). Nabi Adam seorang petani, nabi Nuh seorang tukang kayu, nabi Idris
seorang tukang jahit, sedangkan nabi Musa seorang pengembala. Demikian pula
nabi Ibrahim adalah yang pertama kali mengurusi perkongsian sampai menjadi
seorang konglomerat di zamannya (Mesir).
Begitu pula nabi Muhammad SAW sejak
usia 7 tahun sudah mengembala kambing kemudian pada usia 9 tahun beliau ikut
pamannya berniaga ke negeri Syam, isterinya sendiri Khadijah adalah seorang
pengusaha yang sukses
Dalam QS Al-Mulk ayat 15, QS Nuh ayat 19-20
Pada zaman globalisasi,
dunia yang paling transparan kita lihat bagaimana hebatnya persaingan bisnis
perusahaan nasional, multinasional, perang ekonomi lewat perdagangan antar
bangsa, yang saling berebut untuk menguasai pasar dunia dalam bidang barang dan
jasa. Oleh karena itu kita harus mulai mengembangkan dan mencurahkan perhatian
untuk membina generasi muda yang akan informasi
bidang bisnis ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar